Baru-baru ini, di China Open Source Summit 2019 yang diadakan di Shanghai, Xiao Ran selaku wakil presiden strategi dan pengembangan industri Huawei, mengatakan bahwa Ark Compiler Huawei akan secara resmi menjadi open source pada bulan Agustus tahun ini.

Huawei mengundang mitra dan para developer  untuk bergabung dengan “Ark of Friends Circle” untuk membuat sebuah terminal untuk membangun ekosistem global yang adil, terbuka, sehat, dan win-win solution. Dengan membuat Ark Compiler menjadi Open Sourche secara tidak langsung mennadakan bahwa ini adalah langkah penting dalam pengenalan sistem operasi HongMeng.

Pada bulan Mei tahun ini, pemerintah AS menjadikan Huawei masuk kedalam daftar blaklist dan kemudian Google mengumumkan bahwa mereka akan berhenti menyediakan layanan sistem Android ke Huawei. Dan dengan sigap, Huawei mengumumkan bahwa mereka telah meneliti sistem operasinya sendiri.

Pada konferensi peluncuran versi Cina dari seri P30 Huawei, Huawei secara resmi meluncurkan “Ark Compiler” yang revolusioner, mereka mengklaim bahwa Ark Compiler secara signifikan meningkatkan kinerja melalui pengoptimalan tingkat arsitektur.

Huawei mengklaim bahwa kompiler Ark dapat meningkatkan kelancaran sistem sebesar 24%, kecepatan respons sistem sebesar 44%, dan aplikasi pihak ketiga dapat lancar setelah kompilasi ulang sebesar 60%! Selain itu, Huawei sedang meningkatkan Ark compiler ke model andalannya untuk lebih meningkatkan kelancaran sistem.

Jika demikian maka tidak lama lagi Huawei akan memiliki Sistem Operasi sendiri. Media Tiongkok, TechWeb, percaya bahwa kesulitan dalam meluncurkan sistem HongMeng tidak terletak pada pengembangan teknis dari sistem, tetapi dalam pembangunan ekosistem.